Reading Sebaiknya Diberikan Melalui Games | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Reading Sebaiknya Diberikan Melalui Games


Kategori: Artikel

Penulis : Tya

Manahan (Espos) Sebagai fasilitator dalam proses belajar-mengajar di kelas, seorang gurubertanggung jawab atas kemampuan dan perkembangan reading (membaca-red) kepadaanak didiknya. Namun, kebanyakan guru-guru masih cenderung untuk hanyamemberikan tes dengan berorientasi kepada hasil.

"Para guru akan senang ketika murid menjawab dengan benar, tapi mereka tidakmenanyakan alasan dari jawaban tersebut," jelas Dr. Joko Nurkamto MPd, stafpengajar Program Pascasarjana Linguistik UNS. Hal itu disampaikan Joko dalamseminar bertema How to teach reading at school, yang digelar oleh LembagaPendidikan Bahasa Inggris ELTI Solo, di Hotel Agas Solo, akhir pekan lalu.

Menurut Joko, dalam mengajar reading para guru dianjurkan untuk, mengambilmateri dalam teks-teks otentik yang disederhanakan. Selain itu, guru juga harusbisa memicu perkembangan kemampuan reading dengan berbagai macam strategimembaca. Yang tidak kalah penting lagi, lanjut dia, pelajaran reading harusmemasukan teknik bottom-up dan top-down. "Teknik bottom up dipakai jika pembacatidak mempunyai pengetahuan cukup tentang materi reading atau ketika sudutpandang penulis berbeda dengan sudut pandang pembaca. Sedangkan teknik top-downdigunakan saat pembaca akan mencoba menginterpretasikan ide atau gagasan dariteks," ujarnya.

Dalam seminar yang diikuti oleh kurang lebih 35 guru SMU, SMK dan SLTP di Solo,para peserta juga diajak untuk melakukan activities yang terkait denganpelajaran reading. Dengan tidak meninggalkan muatan edukasi, peserta mengikutibeberapa permainan menarik seperti running, dictation, auction dan punch line.

"Dengan kegiatan ini, kami ingin berbagi pengalaman dengan para guru tentangtata cara mengajar reading di kelas," ujar Budi Santosa, selaku Ketua Panitia.

Selama ini, imbuh dia, dengan sistem mengajar yang cenderung masih konvensional,para murid kurang begitu termotivasi untuk menekuni pelajaran reading. Hal inimengingat; dalam Ujian Akhir Nasional (UAN) Bahasa Inggris adalah salah satumata pelajaran yang diujikan. "Dengan berbagai macam game, biasanya para muridakan lebih mudah menerima materi," tegas Evelina Kusumawardhani salah satu stafELTI.

Sumber : SOLOPOS

Komentar