Segenggam Mutiara Kehidupan Kisah Tragedi dan Elegi Anak Manusia | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Segenggam Mutiara Kehidupan Kisah Tragedi dan Elegi Anak Manusia


Kategori: Resensi Buku Cetak, Kesaksian

<
Judul Buku : Segenggam Mutiara Kehidupan Kisah Tragedi dan Elegi Anak Manusia
Judul asli : --
Penulis/Penyusun : Mei Katrin Posuka
Penerjemah : --
Editor : --
Penerbit : Penerbit Libri, Jakarta 2009
Ukuran buku : 18 x 21 cm
Tebal : 154 halaman
ISBN : 978-979-687-581-8
Buku Online : --
Download : --
Sumber : Kiriman Pelanggan e-Buku

Setiap manusia pasti memiliki kisah hidup yang berbeda satu sama lain. Ada yang memiliki kisah yang menarik, ada pula yang memiliki kisah yang memilukan. Hidup memang tidak selalu indah, namun kita tetap bisa menikmatinya jika kita mau merenungkan dan belajar melihatnya dari sudut pandang Tuhan. Kisah hidup yang beragam yang dialami orang-orang pun bisa digunakan untuk menjadi berkat bagi mereka yang mendengar atau membacanya. Seperti buku "Segenggam Mutiara Kehidupan Kisah Tragedi dan Elegi Anak Manusia" ini.

Di dalam buku ini, terdapat 28 judul kisah nyata lengkap dengan pernik-pernik kehidupan sehari-hari yang dituliskan dengan apik dan unik. Kisah-kisah yang ada dalam buku ini kebanyakan adalah kisah-kisah yang fiktif, yang diperoleh dari berbagai sumber yang kemudian disadur dalam gaya penulisan pengarangnya namun ada juga merupakan pengalaman pribadi. Beberapa kisah yang bisa dibaca dalam buku ini adalah Sisir Rambutku Mama, Warisan Buruk dari Ayah, dan Benih Pemberian Kaisar. Selain tentang kisah kehidupan, Anda juga bisa membaca kisah tentang peran orang tua bagi perkembangan anak-anaknya, yaitu bagaimana mewariskan teladan hidup yang baik, bagaimana menasihati, memarahi atau memukul anak. Isi buku ini begitu unik, menarik, dan reflektif. Di awal setiap kisah, penulis memberikan kalimat perenungan, motto, atau prinsip orang/tokoh berpengaruh seperti Thomas Jefferson, bunda Theresa, Josh Mc. Dowell, Donald Trump, dan lain-lain. Satu lagi yang membuat buku ini semakin menarik untuk dibaca, adalah adanya refleksi, kata-kata mutiara, dan seuntai doa, serta cuplikan kalimat-kalimat yang menarik dan memikili makna yang indah di akhir cerita.

Untuk melakukan perenungan dan lebih memahami arti hidup, buku ini layak dibaca setiap orang tanpa mengenal usia. Silakan membaca dan menggali pelajaran dari kisah yang tersaji dalam buku ini.

Peresensi: Hotma D. L. Tobing

Komentar