Kebangkitan Kristus dan Kebangkitan Nasional, Apa Hubungannya? | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Kebangkitan Kristus dan Kebangkitan Nasional, Apa Hubungannya?


Kategori: Berita

Bukan kebetulan jika pada bulan ini kita tidak hanya memeringati kebangkitan nasional tapi juga kenaikan Tuhan Yesus, sekalipun tidak pada tanggal yang sama. Anda masing-masing tentunya memiliki kesan pribadi terhadap dua peristiwa tersebut.

Kebangkitan nasional adalah masa bangkitnya semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting, yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928).

Demikian juga dengan peristiwa kebangkitan Kristus dari kubur dan kenaikan-Nya ke surga. Oleh karena peristiwa itulah kita mampu bangkit dari hidup kita yang lama dan memiliki hidup yang baru di bawah hukum kasih karunia. Barangsiapa yang percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat memunyai akses yang semakin lebar untuk menghadap Allah yang Mahakuasa. Kita bisa berkomunikasi secara langsung dengan Tuhan tanpa perantara siapa pun. Akan tetapi, sudahkah apa yang kita alami ini berdampak baik bagi bangsa dan negara kita?

Seharusnya semangat kemenangan Tuhan Yesus dari maut membuat kita yang dulu jauh dari Tuhan kini semakin dekat dengan Dia, yang dulu tidak peduli dengan kehendak-Nya atas Indonesia kini bersedia menjadi duta Allah bagi keselamatan bangsa dan negara, dan yang dulu hanya Kristen KTP kini menjadi sungguh-sungguh mengikut Tuhan Yesus.

Mari kita saling mengingatkan dan menguatkan serta bersama-sama berdoa dan membangun negara Indonesia. Mari bangkit dan menjadi lebih dari pemenang! Jangan memberi diri untuk tetap berada di bawah "penjajahan". Di mana saja kita ditempatkan, tetaplah menjadi garam dan terang. Mari kobarkan semangat kasih Kristus demi kebangkitan Indonesia!

Tuhan berkatilah Indonesia.

-webmaster-

Komentar