Hari-Hari Terakhir Yesus | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Hari-Hari Terakhir Yesus


Kategori: Resensi Buku Cetak, Iman dan Karakter

Judul asli : Jesus the Final Days
Penulis : Prof. Craig Alan Evans, Ph.D., D. Habil, dan
Dr. Nicholas Thomas (N. T.) Wright, D.Phil., D.D.
Penerjemah : Ev. Paul Santoso Hidayat, M.Th.
Penerbit : Literatur Perkantas, Jakarta 2008
Ukuran buku : --
Tebal : --
Sumber : Milis Sahabat Kristen

Iman Kristen adalah iman yang unik karena berpusat kepada Kristus dan karya-Nya, khususnya kematian dan kebangkitan-Nya. Dua hal ini menjadi inti kekristenan. Jika Kristus tidak mati dan bangkit, maka iman Kristen menjadi mati. Inilah yang menjadi senjata iblis untuk meruntuhkan kekristenan, pelan namun pasti. Banyak teolog, ilmuwan, novelis, dll. bersama-sama ingin menghancurkan kekristenan, khususnya tentang kematian dan kebangkitan Kristus. Fenomena yang telah dan sedang terjadi adalah munculnya "injil" Thomas (dan "injil-injil" Gnostik lainnya), novel dan film "The Da Vinci Code", buku "Holy Blood", "Holy Grail", dll..

Benarkah Kristus mati disalib? Bukankah menurut "injil" palsu yang dipercaya oleh orang yang beragama tertentu mengatakan bahwa yang disalib itu Yudas Iskariot, bukan Yesus? Bagaimana dengan penguburan Tuhan Yesus? Benarkah Ia dikubur? Bagaimana dengan kebangkitan Kristus? Benarkah Ia bangkit? Ataukah Ia hanya mati suri kemudian bangun kembali? Ataukah mayat-Nya dicuri oleh para murid?

Semua pertanyaan ini telah dijawab dengan jelas, tegas, namun sederhana dalam buku "Hari-hari Terakhir Yesus" yang diedit oleh Troy A. Miller, M.Div. dari ceramah yang disampaikan oleh dua profesor Biblika, yaitu: Prof. Craig Alan Evans, Ph.D., D.Habil. dan Bishop Dr. Nicholas Thomas (N. T.) Wright, D.Phil., D.D. Dr. Evans membahas tentang fakta sejarah tentang kematian Kristus dan penguburan-Nya dan Dr. N. T. Wright membahas tentang fakta sejarah tentang kebangkitan Kristus. Dari pembuktian-pembuktian ini, iman kita makin dikuatkan dan kita disadarkan bahwa iman Kristen bukan iman buta, tetapi iman yang didasarkan pada fakta sejarah (meskipun TIDAK berarti kita beriman setelah kita mengerti fakta sejarah.)

Prof. Craig Alan Evans, Ph.D. adalah Payzant Distinguished Professor of New Testament dan direktur dari program sarjana di Perguruan Tinggi Acadia Divinity in Wolfville, Nova Scotia. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.) dalam bidang Sejarah dan Filsafat di Perguruan Tinggi Claremont McKenna; Master of Divinity (M.Div.) di Western Baptist Seminary, Portland, Oregon; Master of Arts (M.A.) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam bidang Studi Biblika di Universitas Claremont Graduate. Beliau dianugerahi gelar D.Habil oleh Universitas Karoli Gaspard Reformed di Budapest.

Bishop Dr. Nicholas Thomas (N. T.) Wright, D.Phil., D.D. yang lahir pada tanggal 1 Desember 1948 di Morpeth, Northumberland, Inggris adalah Bishop di Durham, Inggris, anggota dari International Anglican Theological and Doctrinal Commission, dan Fellow di Institute for Christian Studies, Toronto. Beliau menyelesaikan semua studinya di Exeter College (dari 1975, Merton College), Universitas Oxford, U.K. dan meraih gelar: B.A. dalam bidang Literae Humaniores, B.A. dalam bidang Teologi, M.A., Doctor of Philosophy (D.Phil.), dan Doctor of Divinity (D.D.).

Beliau dianugerahi gelar D.D. dari: Aberdeen University (2001), Nashotah House (2006), Wycliffe College di Toronto (2006), Durham University (2007), John Leland Center for Theological Studies, Washington DC (2008), dan St. Andrews University (2009). Beliau juga mendapat Honorary Fellow dari Downing College, Cambridge (2003) dan Merton College, Oxford (2004). Selain itu, beliau juga dianugerahi gelar Doctor of Humane Letters (L.H.D.) dari Gordon College, Massachusetts, USA pada tahun 2003.

Prof. Troy A. Miller, Ph.D. yang menjadi editor buku aslinya adalah seorang Associate Professor of Bible and Theology di Crichton College, Memphis, Tennessee, U.S.A. Beliau menyelesaikan studi B.A. di Palm Beach Atlantic College; M.Div. di seminari Teologi Southern Baptist; dan Ph.D. di Universitas Edinburgh.

Peresensi: Denny Teguh Sutandio

(Isi telah disunting seperlunya oleh Redaksi)

Komentar