Skip to main content

Melatih Balita untuk Membaca

Membaca buku kepada anak biasanya mengalami tantangan karena rentang perhatian mereka yang pendek. Untuk menjaga minat anak, penting untuk bersabar, mengubah cara bercerita agar lebih menarik, dan mengizinkan mereka bergerak jika perlu. Selain itu, jangan memaksakan anak untuk mendengarkan jika mereka tidak tertarik, dan sediakan aktivitas alternatif seperti menggambar untuk menjaga keterlibatan mereka.

  • Kegiatan membaca buku
  • Rentang perhatian anak
  • Berusaha sabar
  • Bacakan dengan cara menarik
  • Jangan memaksa anak
  • Sediakan kertas dan krayon
  • Kegiatan membaca buku pada anak sering menghadapi tantangan seperti rentang perhatian yang pendek.
  • Kesabaran sangat penting; jika anak mulai menunjukkan kebosanan, hentikan cerita dan coba kegiatan lain.
  • Cabang membaca dapat dilakukan dengan cara yang lebih menarik jika anak terlihat bosan.
  • Biarkan anak bergerak; hentikan cerita sementara dan lanjutkan setelah anak tenang.
  • Jangan berasumsi anak mendengarkan jika dia tidak fokus pada buku; berhentilah jika tanda-tanda ketidakminatan muncul.
  • Sediakan alat menggambar untuk anak; jika bosan, dorong dia untuk menggambar dan menceritakan coretannya.

Kegiatan membaca buku tak selalu berjalan mulus. Rentang perhatian anak usia ini masih pendek. Kadang-kadang, sebelum cerita berakhir, dia bosan dan mulai jungkir balik. Jaga emosi Anda, jangan gusar, dan kemudian enggan bercerita lagi. Lakukan kiat berikut:

  1. Berusaha untuk sabar. Mungkin anak bosan dengan posisinya. Perhatikan, apakah dia bergerak untuk memperagakan adegan-adegan dalam cerita yang bisa menandakan ia antusias. Bila dia benar-benar bosan, ditandai dengan diam saja, hentikan cerita dan lakukan kegiatan lain.

  2. Bacakan lagi dengan cara lebih menarik. Anak-anak yang aktif selalu sibuk ketika Anda membacakan buku atau bercerita. Ada anak yang suka melihat halaman-halaman buku, kemudian beralih ke kegiatan lain. Mungkin kemudian dia akan kembali minta dibacakan. Bacakan lagi dengan cara yang lebih menarik.

  3. Hindari memaksa anak duduk diam sampai cerita berakhir. Sesekali, anak ingin bergerak, biarkan saja. Sementara anak bergerak, Anda berhenti bercerita. Setelah anak kembali tenang, lanjutkan cerita. Bisa juga, biarkan anak mendengarkan Anda sambil bermain boneka sebagai bagian dari kegiatan membaca.

  4. Jangan berasumsi anak suka ceritanya. Ada anak yang bisa tenang mendengarkan cerita sambil mewarnai gambar. Jangan anggap dia memperhatikan cerita karena dia tidak melihat ke arah buku atau duduk di sebelah Anda untuk mendengarkan. Jangan lanjutkan membaca. Anda harus mengondisikan anak untuk bersikap baik terhadap bacaan. Kalau anak tak berminat, hentikan dan ulangi lain kali.

  5. Sediakan kertas dan krayon sebelum membacakan cerita. Begitu anak bosan dengan bacaan, arahkan dia untuk mencoret-coret dan minta anak menceritakan coretannya.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Nama situs : Ayah bunda
Alamat URL : http://www.ayahbunda.co.id
Judul asli artikel : Cara Melatih Balita Membaca
Penulis : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 9 Oktober 2013