Pemuridan
Membentuk Kerohanian Anak Muda di Zaman Postmodern
![]() |
|
Membina anak muda semakin penting untuk dilakukan pada saat ini. Pasalnya, anak-anak muda sekarang ini menghadapi tantangan dan godaan yang semakin kompleks. Lantas, bagaimana membina, membimbing, dan mendampingi anak muda pada zaman postmodern ini? Bila Anda berperan sebagai pembimbing rohani maupun sebagai orang tua yang memiliki anak-anak yang sudah memasuki masa remaja dan pemuda, ada baiknya Anda dapat membaca buku "Membentuk Kerohanian Anak Muda di Zaman Postmodern" yang ditulis oleh Richard R. Dunn. Dia adalah seorang penulis produktif yang menghasilkan beberapa karya dan seorang pelayan rohani selama puluhan tahun. Melalui buku ini, Richard R. Dunn mengajarkan tentang bagaimana melangkah bersama dan membimbing anak-anak muda zaman sekarang. Kiranya dengan membaca buku ini, pembaca semakin peduli dan terampil dalam menjangkau dan mendampingi generasi muda.
Murid Sejati
![]() |
|
Perbedaan antara orang Kristen dan non-Kristen tentu sudah kita ketahui. Namun, apa yang membedakan antara orang Kristen yang satu dengan orang Kristen yang lain? Kristus menghendaki supaya kita bukan saja menjadi orang yang berstatus Kristen, namun menjadi murid-Nya. Bukan hanya sekadar murid, tetapi murid yang sejati. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana menjalani hidup Kristen sebagai murid Kristus yang sejati? Apa saja yang harus kita lakukan agar kita layak disebut sebagai murid Kristus yang sejati?
Pemuridan dengan Prinsip Timotius
![]() |
|
Salah satu perintah Tuhan yang cukup menarik untuk dibicarakan adalah reproduksi. Perintah itu ditulis secara jelas dalam pasal pertama kitab Kejadian, yaitu ketika manusia diminta untuk beranak cucu dan memenuhi bumi dengan keturunan. Namun, pernahkah terlintas dalam pikiran Anda bahwa ada perintah "reproduksi" yang lain? Mungkin kita tidak pernah berpikir bahwa Tuhan memerintahkan kita untuk "mereproduksi" jiwa-jiwa baru, untuk datang dan mengenal Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Namun, membawa jiwa-jiwa baru kepada Kristus tidak cukup hanya dengan mengatakan bahwa Kristus adalah Juru Selamat, lalu berhenti begitu saja. Langkah berikutnya yang lebih penting untuk dilakukan adalah memuridkan mereka. Inilah bagian tersulitnya.
Menjadikan Perkunjungan Efektif
![]() |
|
Sebagai orang Kristen, kita dipanggil untuk peka terhadap kehidupan orang lain yang ada di sekitar kita. Kepekaan tersebut dapat muncul lewat relasi dan komunikasi yang baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan saling bertatap muka/bertemu langsung dengan warga gereja/jemaat, dengan cara mengunjunginya. Melalui kegiatan berkunjung, hidup persekutuan dalam Kristus dapat dibangun dan dipelihara. Melalui kegiatan tersebut pula, seseorang yang dikunjungi dapat merasakan bahwa ada orang lain yang memberikan kepedulian, perhatian, dukungan, penguatan, dan penghiburan kepadanya.
Pemuridan untuk Semua Orang
![]() |
|
Orang-orang Kristen adalah murid Kristus. Mengapa disebut murid? Karena, mereka diajar untuk mengikuti teladan Sang Guru Agung, Yesus Kristus. Setiap orang yang percaya kepada Kristus harus dimuridkan sehingga ia dapat mengalami pertumbuhan iman dan berbuah. Setelah itu, murid Kristus harus diperlengkapi untuk diutus dan menjangkau jiwa-jiwa yang tersesat. Demikianlah, siklus pemuridan Kristen secara umum.
Common Roots: A Call To Evangelical Maturity
![]() |
|
Sesuai dengan tema besar penerbitan jurnal Pelita Zaman kali ini yaitu Mengenal Pandangan Injili, maka tinjauan buku ini menjadi sangat relevan. Karena tujuan dari penulisan buku ini sendiri ada dua, yang pertama mencari akar yang sama di antara sekian banyak aliran yang menyebut dirinya Injili, dan yang kedua sebagai konsekuensi dari yang pertama, yaitu panggilan untuk kembali kepada kekristenan yang bersejarah.





