Membantu Anak Anda Menjadi Pembaca yang Baik | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Membantu Anak Anda Menjadi Pembaca yang Baik


Kategori: Kiat-kiat

Anak Anda, seperti anak-anak pada umumnya, akan belajar membaca. Apakah si anak dapat membaca dan membaca dengan lancar, sebagian bergantung pada Anda.

Anak-anak yang dapat membaca dengan baik biasanya berasal dari keluarga yang memiliki banyak buku, majalah, koran, dan memiliki kebiasaan membaca yang dilakukan oleh semua anggota keluarga -- orang tua, kakak, dan adik. Orang tua mereka mendorong anak untuk membaca dan menetapkan satu waktu untuk melakukannya. Jadi, seluruh keluarga jelas sekali menikmati kegiatan membaca.

Anak yang bisa membaca dengan baik, kemungkinan memiliki orang tua yang:

  • membaca dengan bersuara untuk mereka,

  • membicarakan tentang ide-ide dan pengalaman-pengalaman mereka kepada anak-anak,

  • memberikan ruang kesempatan kepada anak-anak,

  • membiarkan anak-anak menonton televisi, tetapi membatasinya, dan

  • memberikan perhatian terhadap kemajuan mereka dalam membaca.

Apabila Anda menginginkan anak Anda dapat membaca dan memahami buku dengan baik -- "terhubung dengan isi buku" -- mulailah lebih dahulu dengan meletakkan fondasi yang benar.

Anda sendiri tidak perlu menjadi guru yang profesional. Anda hanya perlu memberi perhatian dan berusaha menolong anak Anda untuk belajar bahasa tulisan.

Pengaruh

Hal-hal yang dapat memengaruhi minat dan keberhasilan anak dalam membaca, antara lain berikut ini:

  1. Pengetahuan yang luas. Semakin banyak pengetahuan yang diperoleh anak-anak di rumah, semakin besar kesempatan mereka untuk menjadi pembaca yang berhasil. Anak-anak yang suka bepergian, berjalan- jalan di taman, dan mengunjungi museum serta kebun binatang, memiliki latar belakang pengetahuan yang baik untuk sekolah membaca.

  2. Obrolan yang masuk akal. Cara Anda berbicara kepada anak mengenai hal-hal tertentu menghasilkan perbedaan yang besar. Berbincang- bincang dapat menambah cadangan konsep berpikir dan kosakata anak- anak. Bertanya saja tidak cukup. ("Menurutmu, apa yang ada di bawah alat penyeka kaca depan mobil?") Ajukan pertanyaan yang membuat anak berpikir. ("Mengapa kamu berpikir ada kertas yang tersangkut di alat penyeka kaca depan mobil?") Pertanyaan-pertanyaan yang memancing pikiran dapat menstimulasi rasa ingin tahu yang dibutuhkan demi keberhasilan dalam membaca.

  3. Obrolan tentang beberapa peristiwa. Doronglah anak-anak untuk memikirkan peristiwa-peristiwa yang telah lalu dan yang akan datang. Jangan membicarakan hal-hal yang seluruhnya berfokus pada peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi. Sebagai contoh, pakaian yang dikenakan anak atau makanan yang sedang disantap saat makan malam.

  4. Mintalah anak-anak Anda untuk menceritakan kejadian yang tidak melibatkan Anda. Sebagai contoh, kunjungan ke rumah teman. Hal ini dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk menggunakan daya ingatnya, lalu merefleksikan pengalaman, belajar menceritakan orang- orang dan kejadian-kejadian, dan memberitahukan kisah yang lengkap.

    Anak-anak yang senang mengobrol panjang di rumah, banyak belajar merefleksikan pengalaman dan membangun makna dari peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi. Ini merupakan bagian dari pembelajaran mereka untuk membaca dan memahami apa yang mereka baca.

  5. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, milikilah bahan bacaan yang banyak di seluruh ruang rumah Anda. Biarlah anak-anak melihat Anda membaca dan Anda menikmatinya.

Hal-Hal yang Perlu Dilakukan

  • Bacalah dengan bersuara. Ini adalah cara yang paling penting yang dapat Anda lakukan untuk anak-anak Anda, khususnya saat anak-anak Anda dalam usia prasekolah. Akan tetapi, jangan berhenti membaca bersuara untuk anak-anak setelah mereka belajar membaca. Membaca bersuara membentuk ikatan yang penting antara Anda dan anak-anak Anda.

  • Ketika membaca dengan bersuara, tetaplah berfokus pada suatu hal, seperti anak-anak prasekolah yang senang mendengarkan cerita yang sama berkali-kali. Buku-buku yang mengulang frase-frase seperti buku "This Is The House That Jack Built", adalah salah satu buku favorit dan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berpartisipasi dengan membaca bagian-bagian yang diulang bersama Anda. Hal ini membuat anak mengetahui bahwa mereka dapat membaca, dan membaca bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan.

  • Mulailah membacakan buku-buku untuk anak yang berusia setahun atau bahkan kurang. Bacakanlah buku-buku bergambar yang sederhana. Gunakanlah kartu-kartu bacaan yang mudah dibalik oleh anak-anak balita. Latihan ini akan membantu anak belajar bagaimana merawat buku.

  • Ceritakanlah kisah-kisah yang Anda baca kepada anak-anak Anda. Bantulah anak-anak balita Anda untuk belajar mengenal huruf-huruf dan kata-kata. Ceritakan tentang arti kata-kata tersebut. Ceritakan tentang buku-buku favorit anak-anak Anda dan bacakanlah dengan bersuara kepada mereka. Tanyakanlah pendapat mereka tentang cerita- cerita tersebut dan mengapa mereka berpikir demikian.

  • Berikan pertanyaan tentang suatu kisah yang membuat anak-anak berpikir. Jangan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang dapat dijawab dengan "ya" atau "tidak". Misalnya, jika Anda sedang membacakan kisah tentang seekor anjing, jangan bertanya apakah anak Anda suka anjing, tetapi tanyakanlah anjing mana yang paling ia suka dan mengapa. Biarkan pertanyaan-pertanyaan seperti ini mengesampingkan area-area lain dalam kehidupan anak. Doronglah anak untuk mendiskusikan kegiatan-kegiatan sehari-hari. Jika anak perempuan Anda menghabiskan waktu seharian bersama pengasuhnya, tanyakanlah apa yang mereka lakukan serta bagaimana dan mengapa mereka melakukannya. Cobalah untuk selalu memberikan pertanyaan yang meminta anak-anak menggunakan daya ingat mereka dan menggambarkan pengalaman mereka. Dengan menceritakan pengalaman, akan membantu anak untuk belajar tentang konsep-konsep dan membantu anak mengembangkan kosakata. Kemampuan-kemampuan ini menolong anak Anda untuk menjadi pembaca yang baik.

  • Hubungkan episode-episode dalam kisah-kisah tersebut ke dalam suatu peristiwa hidup yang nyata. Jika Anda sudah membacakan "Huckleberry Finn" kepada anak-anak Anda, bicarakanlah persahabatan antara Huck dan Jim, lalu bandingkanlah dengan persahabatan anak-anak Anda.

  • Ajarkanlah huruf-huruf alfabet. Tidak ada istilah terlalu dini untuk mulai mengajari anak-anak mengenali huruf-huruf alfabet. Tunjuklah huruf-huruf dalam tanda lalu lintas, makanan kaleng, kotak sereal, dalam cerita, dan buku-buku. Sebagai contoh, ketika membaca "The Three Bears", tunjuklah huruf T dalam kisah itu, kemudian mintalah anak Anda untuk menunjuk huruf T dari tumpukan balok huruf. Dan, semua anak akan senang untuk mencari huruf-huruf dalam nama-nama mereka!

  • Sediakan tempat untuk membaca. Pastikan bahwa anak Anda memiliki tempat yang nyaman, tenang, dan cukup cahaya, untuk membaca atau bermain dengan bahan-bahan bacaan.

Bahan-Bahan

  • Sediakanlah beberapa kertas, pensil, papan tulis, dan krayon bagi anak Anda untuk menggambar dan menulis. Kegiatan menulis dapat menolong anak-anak untuk mempelajari hubungan antara huruf-huruf dan bunyi-bunyi. Jika si anak terlalu kecil untuk menulis dengan pensil, gunakanlah papan magnetis dan huruf-huruf.

  • Alat perekam, tape, dan CD. Anda dapat meminjam alat-alat perekam, tape, dan CD dari perpustakaan, yang disisipkan di dalam buku-buku yang disediakan bagi anak-anak. Alat-alat ini bisa menambah variasi untuk melakukan kegiatan membaca.

  • Televisi. Jika anak Anda suka menonton "Sesame Street" atau "Mister Rogers" atau program pendidikan lain di TV, ini dapat membantu mengaitkan pelajaran yang disampaikan melalui TV dengan situasi- situasi yang lain. Sebagai contoh, jika acara tersebut berfokus pada huruf B, mintalah agar anak memberi Anda contoh kata-kata lain yang berawalan dengan huruf B. Mintalah anak untuk menunjukkan kepada Anda sebuah mainan yang namanya berawalan dengan huruf B, seperti bola atau beruang.

Banyak orang tua khawatir bahwa TV akan memberikan pengaruh yang merugikan bagi keterampilan anak dalam membaca. Penelitian menunjukkan bahwa menonton TV selama beberapa waktu -- tidak lebih dari 10 jam seminggu -- adalah baik dan bisa membantu anak untuk belajar. Bahkan, dramatisasi sebuah novel atau produksi animasi dari sebuah cerita favorit bisa menginspirasi anak untuk membaca buku atau cerita.

  • Komputer. Banyak perusahaan sedang mengembangkan program membaca untuk komputer-komputer rumahan. Akses internet yang diawasi dengan ketat juga menampilkan berbagai macam pendidikan dan kemungkinan- kemungkinan bacaan yang menghibur.

  • Buatlah sebuah buku tempel. Doronglah anak Anda untuk membuat buku tempel. Aktivitas ini dapat membantu anak untuk mengenali kata-kata dan huruf-huruf. Mintalah anak Anda yang masih prasekolah untuk membuat buku tempel yang berisi huruf-huruf, dengan menggunakan buku catatan bekas atau lembaran-lembaran kartu kertas yang diikat dengan benang/senar. Suatu hari, anak Anda bisa mulai dengan huruf A dan memotong gambar-gambar dari majalah yang berawalan dengan huruf A -- apel, anggur, air, dll.. Hari berikutnya, si anak dapat melanjutkan ke huruf B. Anak yang lebih tua mungkin senang mengisi buku tempel dengan hobi, penyanyi favorit, atau olahraga.

  • Perdengarkanlah beberapa bunyi. Bantulah untuk menyiapkan anak Anda untuk belajar bunyi-bunyi (hubungan antara huruf dan bunyi) karena bunyi-bunyi akan menjadi bagian penting dari pelajaran membaca di kelas satu dan dua SD. Tandailah benda-benda di kamar tidur anak -- jam dinding, lemari pakaian, kursi, gorden, jendela, mainan, dll. untuk membantu anak mengaitkan bunyi suatu kata dengan kata yang tertulis. Ajari anak dengan lagu-lagu bertema alfabet. Dan, ajak dia untuk menulis kata dan menjiplak huruf di atas kertas.

  • Bicarakanlah tentang sekolah. Anda dapat meningkatkan keberhasilan anak-anak Anda dalam membaca dengan mengajak mereka menganggap sekolah sebagai tempat yang menyenangkan. Bicarakanlah tentang sekolah dengan cara yang menyenangkan dan positif.

  • Amatilah kemampuan anak. Penting bagi Anda untuk mengamati kemampuan sekolah anak-anak Anda dan pastikan bahwa mereka mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dengan baik. Kunjungilah para guru dan amatilah keadaan di kelas secara rutin.

  • Kunjungilah perpustakaan. Tetapkanlah untuk mengadakan kunjungan ke perpustakaan setiap minggu. Tunjukkanlah kepada anak Anda berbagai macam buku untuk dibaca: Buku-buku yang menceritakan tentang hobi, binatang, kerajinan tangan/keterampilan, olahraga, orang-orang terkenal, dll..

  • Milikilah waktu untuk membaca. Biarkan anak Anda tahu betapa pentingnya membaca dengan menyarankan kegiatan membaca sebagai aktivitas waktu luang atau menyediakan "jam baca" setiap malam, barangkali sebelum tidur.

  • Tetaplah terlibat. Berikanlah perhatian dan teruslah terlibat dalam perkembangan anak Anda sebagai pembaca. Doronglah anak Anda untuk membaca bagi Anda. Berikan pujian untuk kemajuan anak. Cobalah untuk memberikan rasa percaya diri pada anak bahwa dia "bisa". Demikianlah kegiatan membaca! (t/S. Setyawati)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Quillo`s Online Zoo!
Alamat URL : http://quillio.tripod.com
Judul asli artikel : Help Your Child Become A Good Reader
Penulis : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 6 Januari 2012

Komentar