Manusia dari Penciptaan Sampai Kekekalan | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Manusia dari Penciptaan Sampai Kekekalan


Kategori: Doktrin, Resensi Buku Cetak

Judul buku : Manusia dari Penciptaan Sampai Kekekalan
Judul asli : --
Penulis/Penyusun : Hendra Rey
Penerjemah : --
Editor : --
Penerbit : Gandum Mas, Malang 2002
Ukuran buku : 14 x 21 cm
Tebal : 138 halaman
ISBN : --
Buku Online : --
Download : --
Sumber : Pub. e-Buku 115/2013

Iman seseorang merefleksikan perilaku dan karakternya. Berangkat dari perspektif itulah, diperlukan sebuah buku pegangan pengajaran iman Kristen yang alkitabiah sebagai fondasi dalam bertingkah laku, berpikir, dan berbudaya sesuai panggilan mandat budaya.

Buku "Manusia dari Penciptaan Sampai Kekekalan" yang ditulis oleh Hendra Rey, merupakan sebuah pengantar Ilmu Budaya Dasar dalam perspektif kristiani. Penulisan buku ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dasar tentang manusia yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, buku ini juga bermanfaat untuk mendidik dan membina iman Kristen berkaitan dengan tanggung jawab manusia dalam merespons dan menjalankan panggilan mandat budaya. Pembahasan buku ini dibagi menjadi 11 bab, antara lain Manusia dan Penciptaan, Manusia dan Potensinya, Manusia dan Dosa, Manusia dan Kerja, Manusia dan Keindahan, Manusia dan Keadilan, Manusia dan Cinta Kasih, Manusia dan Kebutuhannya, Manusia dan Penderitaan, serta Manusia dan Kekekalan. Penulis menyampaikan ide dan gagasannya dengan bahasa yang jelas, lugas, dan mudah dipahami. Buku "Manusia dari Penciptaan Sampai Kekekalan" sangat direkomendasikan sebagai referensi untuk bahan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, agar ada napas dan kebenaran Kristen di dalam pengajarannya, khususnya di Universitas-universitas Kristen dan Sekolah-sekolah Tinggi Teologi.

Bagi Anda yang ingin lebih dalam mengetahui panggilan dan arti hidup kristiani, silakan baca buku ini. Dapatkan manfaat buku ini untuk memperlengkapi Anda dalam menjalankan panggilan hidup di hadapan Tuhan dan sesamanya. Soli Deo Gloria.

Peresensi: Ryan

Komentar