Lima Cara Untuk Menguasai Membaca Efektif | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Lima Cara Untuk Menguasai Membaca Efektif


Kategori: Kiat-kiat

Inti dari membaca adalah memahami. Agar bisa memahami tulisan yang kita baca dengan efektif, cobalah 5 cara berikut ini.

  1. Kuasai Struktur Kalimat

    Kalimat bahasa Indonesia secara umum disusun dengan struktur subjek - predikat - objek - keterangan (SPOK). Kuasai, terutama kata benda yang biasanya merupakan subjek atau objek kalimat, dan kuasai predikat yang menjelaskan kejadian (peristiwa) atau apa yang dilakukan. Mengenali subjek dan predikat secara cepat akan membantu Anda menguasai bacaan.

  2. Perhatikan Kata-Kata Negatif

    Kata-kata penghubung yang menunjukkan arti berlawanan harus masuk dalam radar Anda ketika membaca. Kata-kata seperti "tetapi", "melainkan", "tidak", "bukan", "sebaliknya" menunjukkan kalimat berstruktur negatif. Jika kata-kata tersebut dihilangkan, maknanya akan rusak dan arti sebenarnya jadi hilang.

    Bandingkan dua bacaan berikut dengan kata-kata negatif yang sudah dicabut:

    1. Seorang pembaca yang efektif tidak pernah membaca tanpa tujuan. Bacalah dengan menetapkan tujuan terlebih dahulu dan jangan membaca seluruh kata.

    2. Seorang pembaca yang efektif pernah membaca tujuan. Bacalah dengan menetapkan tujuan terlebih dahulu dan membaca seluruh kata.

    Terasa sekali perbedaannya, bukan? Begitu kata-kata negatif dicabut, maknanya jadi kontradiktif dari maksud sebenarnya.

  3. Perhatikan Kata-Kata Penghubung Kalimat

    Sebagian penulis suka menggunakan kalimat-kalimat panjang yang membuat tulisannya tidak mudah dimengerti. Bisa jadi ini masalah selera atau terpaksa dilakukan karena tidak semua subjek atau topik bisa disampaikan dengan cara sederhana dan mudah. Untuk itu, perhatikanlah kata penghubung dalam kalimat yang menyambungkan induk kalimat dengan anak kalimat. Kata-kata tersebut di antaranya "oleh karena itu", "oleh sebab itu", "karena", "kemudian", dan lain-lain.

  4. Perhatikan Kata Kunci (keyword) dan Terminologi Khusus

    Setiap kali membahas sesuatu, masing-masing jenis bacaan memiliki kata kunci dan terminologi khusus. Kita harus mengenali kata kunci ini karena kata kunci merupakan inti dari pembahasan. Misalnya saat membaca tulisan tentang kesehatan, fokuskan perhatian pada kata-kata kunci istilah kedokteran dan kesehatan. Sering penulis pun berusaha membantu pembaca untuk sensitif terhadap istilah kunci ini, antara lain dengan menggunakan huruf miring (italic), tebal (bold), tanda kutip ("...") terhadap istilah-istilah tersebut.

  5. Perhatikan Kata-Kata Bercetak Khusus

    Pada dasarnya, setiap penulis ingin agar pembaca mudah memahami tulisannya. Itu sebabnya, mereka membuat penekanan tertentu untuk setiap bagian yang memerlukan perhatian khusus, misalnya dengan menggunakan cetak miring, cetak tebal, ukuran huruf (font size) jauh lebih besar, berwarna mencolok, bisa juga dengan mengombinasikan maupun melalui berbagai pendekatan lain. Perhatikan kata, istilah, frasa, maupun ungkapan yang mendapat penekanan khusus, sebab hal itu membantu kita untuk menguasai pembahasan dengan lebih baik.

Diambil dari:

Judul buku : Speed Reading for Beginners -- Panduan Membaca Lebih Cepat, Lebih Cerdas, dan dengan Pemahaman yang Lebih Baik
Judul bab : Teknik Khusus dalam Speed Reading
Judul asli artikel : Teknik Khusus Menangkap Ide Utama
Penulis : Muhammad Noer
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2012
Halaman : 124 -- 126

Komentar