Konseling Persahabatan | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Konseling Persahabatan


Kategori: Resensi Buku Cetak, Konseling

Judul buku : Friendship Counseling (Konseling Persahabatan)
Judul asli : Friendship Counseling -- Jesus Model for Speaking Life-Words to Hurting People
Penulis/Penyusun : Kevin D. Huggins, Ph.D.
Penerjemah : NavPress Indonesia
Editor : --
Penerbit : Pionir Jaya bekerja sama dengan Visi Pressindo, Bandung 2007
Ukuran buku : 14,5 x 20,5 cm
Tebal : 348 halaman
ISBN : 979-542-189-1
Buku Online : --
Download : --
Sumber : Pub. e-Buku 112/2012

Hubungan manusia dengan sesamanya merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari karena kodratnya sebagai makhluk sosial. Dalam kehidupan ini, ada berbagai kerangka hubungan yang dibangun manusia dengan sesama, lingkungan, atau bahkan dengan Tuhan. Salah satu kerangka hubungan antara manusia dengan sesamanya dinamakan persahabatan.

Saat masih di bumi sebagai manusia, Yesus juga membangun hubungan persahabatan dengan sesama dan meninggalkan sejumlah teladan bermanfaat dalam hal itu. Setiap orang percaya pastinya ingin meneladani Yesus dalam menjalin persahabatan. Sayangnya, manusia tinggal di dunia yang sudah dicemari oleh dosa, sehingga manusia memiliki kecenderungan berdosa dalam segala tindakannya, termasuk dalam upaya mereka membangun persahabatan yang baik dengan sesama dan dengan Tuhan. Kontaminasi dosa dalam kehidupan ini digambarkan Yesus dengan "letih lesu dan berbeban berat" dalam Matius 11:28. Anda tentu pernah mengalami "kelesuan" semacam ini atau melihat sahabat Anda mengalaminya. Nah, apa yang sebaiknya kita lakukan saat "kelesuan" menjangkiti hubungan persahabatan yang kita bangun?

Buku "Friendship Counseling" yang ditulis oleh Kevin D. Huggins merupakan buku yang membahas tentang hubungan. Buku ini, banyak menyoroti kehidupan Yesus dalam menjalin hubungan dengan masyarakat, terutama masyarakat bawah. Buku ini dibagi ke dalam tiga bagian besar yaitu Yesus dan Penderitaan Manusia, Yesus dan Perubahan Manusia, dan Yesus dan Konseling Manusia. Dari ketiga bagian inilah dijabarkan berbagai hal yang berkaitan dengan konseling, mulai dari latar belakangnya, prinsip-prinsipnya, dan bahkan teladan Yesus dalam memberikan konseling dan menjalin hubungan. Meski secara tampilan buku ini terlihat penuh, namun format buku ini cukup menolong pembaca memahami paragraf-paragrafnya karena pembahasannya dibagi ke dalam sub-sub judul pendek, yang menjelaskan pokok bahasan yang dibicarakan dalam paragraf tersebut.

Bagi Anda yang terlibat dalam pelayanan konseling, buku ini akan menambah perbendaharaan pengalaman Anda dalam memberikan konseling. Beberapa pelajaran yang dapat ditambahkan ke dalam rak pengetahuan konseling Anda dari buku ini, antara lain bagaimana memberikan dorongan kepada konseli untuk mengekspresikan emosi dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, prinsip-prinsip dalam membangun karakter sehingga seseorang dapat mengatasi masalah mereka, bagaimana memberikan dorongan untuk berubah secara personal dan secara relasional, dan beberapa hal lain lagi. Konseling bermula ketika seseorang membagikan permasalahan yang mereka hadapi kepada orang lain dan berharap mendapatkan solusi atau kelegaan. Oleh sebab itu, pelajaran-pelajaran dalam buku ini akan sangat berguna dalam memenuhi harapan orang-orang yang datang kepada Anda, termasuk sahabat, sebagai konseli. Selamat membaca!

Peresensi: Berlian Sri Marmadi

Komentar