Kitab-Kitab Sejarah dalam Perjanjian Lama | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Kitab-Kitab Sejarah dalam Perjanjian Lama


Kategori: Resensi Buku Cetak, Biblika

Judul asli : Introduction to the Old Testament Historical Books
Penulis : David M. Howard Jr.
Penerjemah : Tim penerjemah Gandum Mas
Penerbit : Yayasan Penerbit Gandum Mas, Malang 2002
Ukuran buku : 15,5 x 23 cm
Tebal : 491 halaman
Sumber : Pub. e-Buku edisi 58/2010

"Kitab-Kitab Sejarah dalam Perjanjian Lama" karya David M. Howard Jr. ini memuat analisis dua belas kitab mulai dari Yosua hingga Ester secara mendalam. Walaupun tidak ditujukan untuk mendalami setiap kitab tersebut secara detil namun penjelasan yang diberikan sudah lebih dari cukup bagi Pembaca yang tertarik untuk mempelajari sejarah bangsa Israel sejak kematian Musa hingga masa pembuangan. Selain Kitab Rut yang dijelaskan secara terperinci per pasal, kesebelas kitab yang lain dijelaskan secara garis besar disertai dengan latar belakang kesejarahan dan konteks penulisan. Kitab 1 dan 2 Samuel, 1 dan 2 Raja-Raja, 1 dan 2 Tawarikh, Ezra, kitab Nehemia, masing-masing dianggap sebagai satu kesatuan. Bagian 1 dan 2 Raja-Raja mendapat perhatian khusus dengan membagi penjelasannya menjadi 2 bab, yaitu dari sudut pandang kedua kitab itu sendiri dan dari konteks sejarah/hubungannya dengan bangsa-bangsa Timur Tengah dan naskah-naskah historis lainnya.

Buku ini menyoroti sudut pandang kanon Ibrani (Yudaisme) untuk setiap kitabnya, yang menjadi salah satu alasan utama kitab-kitab yang berhubungan dibahas menjadi satu. Selain itu buku ini juga menjelaskan siapa para penulis kitab-kitab Perjanjian Lama (PL), alasan penempatan masing-masing kitab dalam posisi kanon Alkitab yang kita miliki saat ini, konteks sejarah, tujuan sang penulis dalam menulis kitab, dan makna teologis kitab-kitab tersebut. Untuk beberapa permasalahan-permasalahan khusus, seperti nazar Yefta, penulis juga menyediakan subbab-subbab tersendiri yang membahas hal tersebut dengan singkat namun memadai. Yang tidak boleh dilewatkan adalah bab pertama dari buku ini yang memberi gambaran umum tentang apa yang perlu diketahui oleh pembaca Alkitab sebelum membaca prosa tulisan-tulisan sejarah dalam Alkitab. Dari sini Pembaca disadarkan bahwa setiap penulis Alkitab memiliki motif serta cara penyampaian yang berbeda-beda, yang akan sangat memengaruhi pembacaan kitab tersebut. Melalui studi kata asli, statistik kata, studi nama, dan gaya-gaya bahasa yang disibakkan di dalam buku ini, niscaya kita akan lebih memahami kedahsyatan penyertaan Allah sepanjang sejarah PL.

Walaupun demikian, memang tak ada gading yang tak retak. Di balik kelebihan buku ini, ada juga beberapa istilah asing yang penerjemahannya kurang pas untuk pembaca dan budaya Indonesia. Tapi hal itu kiranya tidak terlalu mempersulit proses pembacaan. Jika kita melihat isinya yang lengkap dan mendalam, buku ini akan sangat berguna baik untuk para mahasiswa teologi dan hamba-hamba Tuhan, maupun untuk kaum awam.

Peresensi: Kusuma Negara

Komentar