Kematian yang Menghidupkan | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Kematian yang Menghidupkan


Kategori: Resensi Buku Cetak, Paskah

Judul buku : Kematian yang Menghidupkan
Judul asli : The Death of Death In the Death of Christ
Penulis/Penyusun : John Owen
Penerjemah : --
Editor : --
Penerbit : Momentum, Surabaya, 2001
Ukuran buku : 11 cm x 17,2 cm
Tebal : 146 halaman
ISBN : --
Buku Online : --
Download : --
Sumber : Pub. e-Buku edisi 06/2006

Sebagian orang Kristen berpandangan bahwa Kristus mati untuk semua orang. Kedatangan Kristus ke dunia ini bertujuan untuk menebus dosa semua umat manusia. Namun, benarkah Alkitab berkata demikian?

John Owen mengemukakan setidaknya lima kemungkinan alasan mengapa sebagian orang menyetujui hal tersebut di atas (hlm. 20-21). Kelima alasan itu, yaitu:

kelihatannya Allah menjadi lebih "menarik" jika mereka berkata bahwa kematian Kristus adalah untuk semua orang;

kelihatannya kasih Allah menjadi "semakin besar", jika mereka berkata bahwa Ia mengasihi semua manusia secara merata;

kelihatannya kematian Kristus menjadi "lebih berharga", jika mereka berkata bahwa itu adalah penebusan untuk dosa-dosa setiap orang;

kelihatannya Alkitab menggunakan kata "semua" dan "dunia" yang seolah-olah berarti setiap orang; dan

sebagian orang mungkin saja berkata bahwa kematian Kristus adalah untuk setiap orang, semata-mata, supaya mereka dapat termasuk di dalamnya, meskipun mereka tidak berniat mengubah cara hidup duniawi mereka.

Buku kecil ini terdiri dari empat bagian. Bagian pertama menjelaskan alasan mengapa Allah mengirim Kristus untuk mati. Bagian kedua menjelaskan tujuan dari kematian Kristus yang sebenarnya, termasuk apa yang telah dicapai-Nya. Sementara itu, pada bagian ketiga John Owen memaparkan enam belas argumen yang menunjukkan bahwa Kristus tidak mati untuk semua manusia. Akhirnya pada bagian keempat argumen penebusan universal dijawab secara tuntas. Lewat keseluruhan isinya, John Owen menunjukkan bahwa kelima alasan di atas sama sekali salah.

Peresensi: Raka

Komentar