Kelompok Sel yang Berhasil | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Kelompok Sel yang Berhasil


Kategori: Gereja/Pendeta, Resensi Buku Cetak

Judul asli : Successful Home Cell Groups
Penulis : Dr. Paul Cho Yonggi & Harold Hostetler
Penerjemah : Tim penerjemah Penerbit Gandum Mas
Penerbit : Penerbit Gandum Mas, Malang 1981
Ukuran buku : 12,5 x 18,3 cm
Tebal : 173 halaman
Sumber : Pub. e-Buku edisi 55/2010

Selama bertahun-tahun, gereja tampak seperti tidak mengalami pertumbuhan. Kepemimpinannya pun tidak meluas secepat tren pertumbuhan dunia yang merebak begitu cepat. Lantas, apakah pekerjaan rumah yang kita harus lakukan sesegera mungkin agar kita dapat mencegah jemaat ikut terbawa arus menuju kematian rohani?

Dr. Paul Yonggi Cho -- gembala sidang Full Gospel Central Church di Seoul, Korea Selatan, mendapatkan visi tentang rahasia keberhasilan Yesus pada saat Ia melayani di dunia. Dr. Cho, yang pada awalnya membangun gereja kecil dengan jumlah jemaat bisa dihitung dengan jari, telah berhasil memimpin gereja itu menjadi yang terbesar di dunia. Pertanyaan yang terngiang dalam angan-angannya, mengapa jemaat kurang bertumbuh optimal dengan cara yang tradisional, telah menjadi titik tolak kebangunan rohani besar di Korea Selatan.

Belajar dari ketaataannya kepada pimpinan Tuhan, Dr. Cho telah berhasil menggembalakan jemaatnya dan ia ingin sekali membagikan keberhasilan itu kepada semua gereja di seluruh dunia. Untuk maksud itu beliau menulis buku "Kelompok Sel yang Berhasil", yang mengupas secara lengkap tentang prinsip-prinsip pertumbuhan gereja. Selain itu, beliau juga memaparkan segala sesuatu yang Anda perlu ketahui untuk menjalankan kelompok sel dengan baik di dalam gereja Anda. Beliau menyampaikan banyak pengajaran di dalam buku ini, antara lain tentang Ambisi Perseorangan Kunci Malapetaka, Dididik Kembali oleh Allah, Serangan Iblis: Tujuh Macam Rintangan, Kesejahteraan Kelompok Sel, Kelompok Sel Kunci Penginjilan, dsb..

Sebenarnya, buku ini termasuk bagus dan sangat bermanfaat karena menginspirasi hamba-hamba Tuhan dalam hal pengembangan gereja menuju kebangunan dan kegerakan. Namun sayang sekali, untuk sebuah buku yang berkategori Kristen ini, penulis sama sekali tidak mengutip satu ayat pun. Beliau sekadar berbagi pengalaman dalam pengembangan kelompok sel di gerejanya. Walaupun demikian, para gembala sidang, pekerja gereja, dan jemaat yang rindu bertumbuh sebaiknya membaca buku ini.

Peresensi: Novita Yuniarti

Komentar