Paskah | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Paskah


Kuasa Darah Yesus di Kayu Salib

Kategori: Resensi Buku Cetak, Paskah

Judul buku : Kuasa Darah Yesus di Kayu Salib
Judul asli : The Power of The Blood of the Cross
Penulis/Penyusun : Andrew Murray
Penerjemah : Ny. Paul A. Rajoe
Editor : --
Penerbit : Yakin, Surabaya
Ukuran buku : 13,5 x 20 cm
Tebal : 155 halaman
ISBN : --
Buku Online : --
Download : --
Sumber : Konseling Kristen

Darah merupakan unsur penting dalam tubuh manusia. Darah juga dapat diidentikkan dengan kehidupan. Tanpa darah, manusia tidak dapat hidup. Darah juga merupakan unsur penting dalam proses penebusan. Dalam Perjanjian Lama, ketika seseorang berbuat dosa, ia harus menyembelih binatang (domba jantan, burung tekukur) dan mencurahkan darahnya untuk menghapus dosa. Namun, hal ini tidak berlaku lagi sejak Yesus Kristus menyerahkan diri-Nya untuk disalib dan mencurahkan darah-Nya bagi penebusan dosa manusia, sekali untuk selamanya. selengkapnya...»


Penderitaan di Salib

Kategori: Renungan, Paskah

Bacaan: Yesaya 53

Nats: [Yesus] telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. (Filipi 2:8)

Sebagai orang kristiani, kita pasti memahami makna rohani pengurbanan Kristus di bukit Kalvari. Namun, kita dapat dengan mudah melupakan penderitaan hebat yang ditanggung Kristus di sana. Hal yang paling buruk pada peristiwa itu adalah keterpisahan-Nya dengan Bapa. Namun, penderitaan jasmani yang dialami-Nya pun sangat mengenaskan, di luar akal manusia. selengkapnya...»


Minggu-Minggu Prapaskah

Kategori: Renungan, Paskah

Mengapa gereja kita mengadakan minggu-minggu persiapan sebelum memasuki hari raya Paskah?

Sesungguhnya, minggu-minggu persiapan itu bertujuan untuk mengajak jemaat mempersiapkan hati untuk memasuki perayaan Paskah. Beberapa gereja menyebutnya sebagai Minggu Sengsara, walaupun lebih tepat jika yang disebut Minggu Sengsara itu adalah minggu terakhir dari minggu-minggu pra-Paskah itu sendiri. Tidak disebut Minggu-Minggu Sengsara karena masa-masa persiapan/pra-Paskah itu tidak selalu berisi dukacita dan pergumulan berat. Minggu-minggu pra-Paskah itu adalah waktu dan kesempatan bagi umat untuk lebih menghayati peristiwa salib Kristus. Masa pra-Paskah adalah kesempatan spiritual bagi umat dan gereja untuk lebih mengenal kasih Allah di dalam Kristus. Pertobatan dari dosa selalu diikuti dengan anugerah pengampunan Allah. selengkapnya...»


Makna Kebangkitan Kristus

Kategori: Renungan, Paskah

Pembacaan Alkitab: 1 Korintus 15:1-20

"Riwayat hidup" Yesus tidak berakhir pada saat kematian-Nya. Hari Jumat Agung disusul oleh Hari Paskah: pada hari yang ketiga Ia bangkit pula dari antara orang mati!

Ketika itulah ternyata, bahwa kematian Kristus menjadi kemenangan atas dosa, maut dan iblis. Dan oleh kebangkitan-Nya dinyatakanlah, bahwa Yesus itu Kristus, Anak Allah dan Tuhan kita (Roma 1:4; Kisah Para Rasul 2:32). Bahkan, juga harapan kita tentang masa-depan semata-mata berdasar pada kebangkitan Kristus (2 Korintus 1:9; 1 Petrus 1:3). selengkapnya...»


Kristus dalam Paskah

Kategori: Resensi Buku Cetak, Paskah

Judul asli : Christ in Easter: A Family Celebration of Holy Week
Penulis : Charles Colson, Billy Graham, Max Lucado, dan Joni Eareckson Tada
Penerjemah : Kristina Santi Prijatna
Penerbit : BPK Gunung Mulia, Jakarta 1998
Ukuran buku : 20,8 x 21 cm
Tebal : 73 halaman
Sumber : Pub. e-Buku edisi 42/2009

Buku ini mencakup hal-hal seputar perayaan Paskah, khususnya hal-hal seputar ibadah dan pemahaman-pemahaman dari para penulis -- Charles Colson, Billy Graham, Max Lucado, dan Joni Eareckson Tada. Yang dapat Anda temukan dalam buku ini adalah lagu-lagu dan puisi, doa-doa, penelitian kata-kata, bacaan Alkitab, pertanyaan-pertanyaan untuk dipertimbangkan dan didiskusikan, kegiatan-kegiatan khusus untuk anak-anak dan orang dewasa, serta informasi mengenai latar belakang peristiwa-peristiwa, karakter, budaya, serta lokasi kisah-kisah Paskah. selengkapnya...»


Selubung Kirmizi, Jejak-Jejak Penyaliban Al Masih

Kategori: Resensi Buku Cetak, Paskah

Judul asli : --
Penulis : Luis M. Bermejo, SJ
Penerjemah : --
Penerbit : Kanisius, Yogyakarta 2008
Ukuran buku : 135 x 210 cm
Tebal : 320 halaman
Sumber : Pub. e-Buku edisi 42/2009

"Konfrontasi antara Yesus dan Pilatus tak diragukan menjadi adegan yang paling dramatis dalam seluruh Injil ...."

Ini adalah cuplikan alinea pertama dari bahasan tentang "Tuduhan Utama: Raja Orang Yahudi" yang termuat di halaman 192 buku ini. Melihat ungkapan tersebut, layak jika disinyalir bahwa proses pengadilan yang berakhir dengan penyaliban Yesus tersebut cacat hukum! Yesus adalah korban konspirasi politik antara kelompok-kelompok yang bertikai dan bersaing memperebutkan posisi. Keengganan Herodes, kebingungan Pilatus, dan ambisi besar imam-imam kepala, menjadi tanda yang sangat jelas bahwa sebenarnya tidak ditemukan satu alasan pun yang bisa menyeret Yesus pada hukuman mati dengan disalib! Tuduhan utama yang dijatuhkan kepada Yesus saat dihadapkan kepada Pilatus adalah pengakuan-Nya sebagai "Raja Orang Yahudi". Sebuah tuduhan yang sangat berbau politis. Ini jelas berbeda dengan tuduhan yang mereka ajukan saat Yesus dihadapkan di pengadilan Istana Kayafas, yaitu mengaku sebagai Mesias dan Anak Allah. Tiga tuduhan berakhir ini jelas lebih bersifat religius. Pilatus pun kebingungan dengan setiap jawaban Yesus atas pertanyaan-pertanyaannya, seputar tuduhan tersebut, karena Yesus tidak pernah menyangkal, tetapi juga tidak mengakui seperti yang dituduhkan itu. selengkapnya...»


Sengsara Tuhan Yesus

Kategori: Resensi Buku Cetak, Paskah

Judul asli : The Trial and Death of Jesus Christ
Penulis : James M. Stalker
Penerjemah : T.F. Foedikoa
Penerbit : Yayasan Komunikasi Bina Kasih, Jakarta 2008
Ukuran buku : --
Tebal : 198 halaman
Sumber : Pub. e-Buku edisi 42/2009

Rasanya tak ada kesengsaraan atau penghinaan yang begitu berat, seperti yang sudah dialami oleh Kristus. Dia tak sedikit pun bersalah -– namun banyak orang, bahkan di antaranya rohaniwan, justru mempersalahkan Yesus dan bermaksud membunuh-Nya. Ada apakah gerangan? Ada apakah di balik kesengsaraan yang Yesus alami itu? selengkapnya...»


The Passion of Christ

Kategori: Resensi Buku Cetak, Paskah

Judul buku : The Passion Of Christ
Judul asli : The Passion Of Christ
Penulis/Penyusun : Martin R. De Haan II
Penerjemah : Ellen Hanafi
Editor : --
Penerbit : Yayasan Gloria, Yogyakarta 2005
Ukuran buku : 11,6 x 15 cm
Tebal : 70 halaman
ISBN : --
Buku Online : --
Download : --
Sumber : Pub. e-Buku edisi 42/2009

Buku "The Passion of Christ" karya Martin R. De Haan II ini berisi delapan renungan singkat seputar sengsara Kristus. Penulis berusaha agar pembaca bisa merenungkan arti saat-saat sengsara Kristus menjelang kematian-Nya. Para malaikat surgawi pun pasti tertegun ketika Tuhan semesta alam mengalami penderitaan yang jauh lebih besar dari yang dapat digambarkan dalam film layar lebar atau peragaan ulang mana pun. Renungan-renungan dalam buku ini dapat membawa hati kita tidak hanya pada rasa takjub yang penuh haru, tetapi juga rasa syukur di sepanjang hidup ini. selengkapnya...»


Six Hours One Friday

Kategori: Resensi Buku Cetak, Paskah

Judul asli : Six Hours One Friday
Penulis : Max Lucado
Penerjemah : --
Penerbit : Mulnotmah Publishers, Inc., Oregon 1989
Ukuran buku : 15,2 x 14,7 cm
Tebal : 237 halaman
Sumber : Pub. e-Buku edisi 42/2009

Seperti saya, kebanyakan dari Anda pasti juga berpikir bahwa kematian Yesus di kayu salib adalah untuk menebus dosa manusia. Hal itu memang tidak salah, dan memang itulah tujuan utama dari kematian-Nya di kayu salib. Namun, ternyata ada aspek lain dalam karya penebusan Yesus itu, dan hal itu diungkapkan oleh Max Lucado dalam bukunya ini. selengkapnya...»


When The Cross Is Calling (Saat Salib Memanggil)

Kategori: Resensi Buku Cetak, Paskah

Judul asli : --
Penulis : Millie
Penerjemah : --
Penerbit : Prestasi Pustaka Kasih, Jakarta 2007
Ukuran buku : --
Tebal : 79 halaman
Sumber : Kiriman user

Buku ini merupakan novel yang mengisahkan pengorbanan Yesus pada Jumat Agung dari sudut pandang yang unik. Dikisahkan, makhluk-makhluk ciptaan-Nya, yaitu Matt yang berwujud manusia; Mark, yang berwujud singa; Luke, berwujud sapi; dan John, dengan wujud rajawali. Keempat makhluk bersayap tiga pasang tersebut mendapat tugas khusus dari Sang Raja untuk menemani dan menjaga Sang Manusia tanpa mengetahui tujuan dari tugas tersebut.

Gaya penceritaan dengan teknik 'aku' dalam novel ini menguras habis pikiran dan perasaan keempat makhluk tersebut sekaligus menciptakan ketegangan. Karakter Luke yang penuh iri hati, Matt yang lemah hati namun butuh pengakuan, Mark yang pemarah sekaligus pengecut, John yang diselubungi kesombongan tersembunyi akan kemampuannya, menggambarkan karakter manusia pada umumnya dalam hidup ini, dan akhirnya bagaimana masing-masing tokoh mendapatkan pengalaman pribadi dalam tugasnya mengawal Sang Manusia dan menerima diri mereka apa adanya.

Di akhir buku ada catatan tentang tujuh jenis dosa yang sangat membantu memahami jalan cerita novel ini.

Peresensi: Vivi Noveriana

Komentar