Jonathan Edwards: Penuntun ke dalam Kehidupan dan Pemikirannya | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Jonathan Edwards: Penuntun ke dalam Kehidupan dan Pemikirannya


Kategori: Biografi, Resensi Buku Cetak

Judul asli : Jonathan Edwards: A Guided Tour of His Life and Thoughts
Penulis : Stephen J. Nichols
Penerjemah : --
Penerbit : Penerbit Momentum, Surabaya 2009
Ukuran buku : 14 x 21 cm
Tebal : 251 halaman
Sumber : Kiriman mitra (Penerbit Momentum)

Jonathan Edwards adalah tokoh iman yang layak dikenal lebih baik. Saat ini sebagian besar orang Kristen (termasuk di Indonesia ) mungkin hanya mengenal Edwards sebagai seorang pengkhotbah besar dalam ibadah-ibadah kebangunan rohani besar di Amerika. Ditambah lagi beredarnya literatur populer yang sebagian besar menceritakan pelayanan Edwards dalam ibadah kebangunan rohani. Padahal pelayanan Edwards bukan hanya berkhotbah. Bahkan hingga kini banyak pakar yang mengenalnya sebagai teolog terbesar yang dihasilkan oleh Amerika.

Hadirnya buku penuntun ini bisa memberi dorongan awal untuk mengenal sosok Jonathan Edwards dan menemukan kebenaran penilaian para pakar tersebut. Seperti tersurat dari judulnya, Nichols secara khusus mengajak kita melakukan perjalanan singkat ke dalam hidup dan pemikiran Edwards. Dengan pilihan bahan dan ulasan yang sangat menolong. Setelah bab pendahuluan tentang Edwards dan garis besar isi, buku ini dibagi menjadi 4 bagian. Empat bagian tersebut adalah Kehidupan Pribadi Edwards (bab 1-2), Tulisan-tulisan tentang Kebangunan Rohani dan Kehidupan Gereja (bab 3-6), Tulisan-tulisan tentang Theologi dan Filsafat (bab 7-9), Khotbah-khotbah (bab 10-12). Di bagian akhir ada satu bab tambahan yang disebut Penelusuran Lanjutan berisi panduan singkat untuk buku-buku Jonathan Edwards dan biografi Edwards.

Dengan membaca buku ini Anda dapat menelusuri riwayat hidup Edwards yang saleh dan penuh penyerahan diri kepada Allah (bab 1-2). Pemahaman dan pengalamannya akan kemuliaan Allah menjadikan pelayanan Edwards begitu komprehensif. Bersumber keyakinannya bahwa Allah adalah Sang pencipta alam maka Edwards tidak memisahkan pembelajaran akan kebenaran yang diwahyukan dalam Alkitab dan akan kebenaran alam (hlm. 31, 33). Edwards juga pernah menulis risalah ilmiah tentang laba-laba terbang (lih. hlm. 31 dan bab 8). Sementara kesadarannya akan kemuliaan Allah menjadikan Edwards mendapat predikat sebagai seorang penulis yang paling tajam tentang kerohanian (antara lain dalam karyanya "Religious Affections", lih. bab 5) dan kebenaran doktrinal (misalnya tentang predestinasi dan kehendak bebas, lih. bab 9), yang sampai sekarang tetap menjadi risalah doktrin terbaik.

Jadi, mengapa kita perlu lebih mengenal Edwards? Penuturan Nichols dalam bab Pendahuluan menjawabnya bagi kita. Edwards adalah sosok orang beriman yang sungguh-sungguh mengenal Allahnya dan yang dengan sungguh-sungguh pula menyerahkan yang terbaik dari dirinya bagi kemuliaan Allah. Edwards adalah seorang Kristen yang paripurna, pribadi yang saleh dan menarik, pengkhotbah yang setia, teolog yang berakar pada Firman Tuhan, filsuf dan ilmuwan yang melihat kemuliaan Allah dalam segenap ciptaan. Edwards tidak pernah setengah hati mengerjakan apa yang menjadi panggilannya dengan segenap kemampuan yang dimilikinya.

Bagi Anda yang menyukai buku-buku biografi, "Jonathan Edwards: Penuntun ke dalam Kehidupan dan Pemikirannya" ini bisa menambah koleksi buku Anda. Selamat membaca.

Peresensi: Irwan Tjulianto

Komentar