It's a Wonderful Life | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

It's a Wonderful Life


Kategori: Kesaksian Pembaca

Ditulis oleh: Mikael Rinto

Apakah kita sudah bersyukur setiap hari? Kalau kita mau mencermati, banyak hal yang sebenarnya bisa kita syukuri. Hal-hal kecil seperti tertawa terbahak-bahak sampai air mata berderai, melihat film yang bagus, kesehatan yang prima, rasa bahagia karena jatuh cinta, rasa kagum terhadap seseorang, bahkan hal-hal unik seperti bertemu kawan lama di jalan, bisa menjadi alasan kita bersyukur. Hal itulah yang saya dapatkan setelah membaca buku "It's A Wonderful Life", karya Arie Saptaji. Dalam buku tersebut, penulis menceritakan hal-hal yang ia syukuri setiap hari. Sebagian besar isi buku menceritakan kesaksian hidup penulis.

Yang paling menarik untuk saya adalah, bagian yang menceritakan ketika ia dengan ikhlas melepas kepergian anaknya yang baru berumur 5 jam pulang ke rumah Bapa! Di tengah situasi ini, penulis tetap mengucap syukur karena diberi kesempatan oleh Tuhan, untuk mendapat seorang "sahabat kecil" walau hanya 5 jam. Ketika membaca buku ini, tanpa saya sadari, saya meneteskan air mata. Melalui buku ini, saya menemukan satu pelajaran yang sangat indah yaitu, meskipun sedang berada di tengah-tengah hal yang sepertinya merupakan sebuah penderitaan yang pedih, ternyata tetap ada banyak hal yang bisa disyukuri.

Sebagai orang Kristen, sudahkah kita mensyukuri setiap hal -- entah itu menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, yang Tuhan izinkan terjadi dalam kehidupan kita setiap hari, bahkan setiap saat? Mungkin kita beranggapan bahwa banyak hal yang terjadi sepertinya merupakan penderitaan yang pedih, yang membuat hati kita terluka, dan membuat kita tidak mampu melakukan apa-apa lagi. Namun, kepedihan tersebut hendaknya tidak membuat kita menutup mata dari banyak hal-hal kecil yang sesungguhnya sering terjadi, yang patut kita syukuri. Ibarat satu jari yang patah, apabila dipakai untuk menyentuh bagian tubuh mana pun akan terasa sakit. Padahal, hanya jari itu yang sakit. Tuhan sesungguhnya memberikan lebih banyak berkat, sekalipun kita harus mengalami penderitaan. Kuncinya, lihatlah hal-hal kecil namun menakjubkan yang hadir dalam hidup kita. Jadi, kita harus belajar percaya bahwa, setiap hal, bahkan yang tidak menyenangkan sekalipun, yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita, seharusnya bukan menjadi alasan untuk kita tidak mengucap syukur.

Secara pribadi, saya sangat diberkati oleh buku ini. Buku ini telah membuka mata saya tentang arti dari bersyukur, bahkan di tengah-tengah penderitaan. Bersyukurlah karena hidup itu sesungguhnya dipenuhi dengan hal yang menakjubkan. It's a wonderful life!

Informasi buku:

Judul asli buku : --
Judul buku terjemahan : It's A Wonderful Life
Penulis : Arie Saptaji
Penerjemah : --
Penerbit : --
Ukuran buku : 13,5 x 20,5 cm
Tebal : 184 halaman
ISBN : 602-8139-56-4
Buku Online : --
Download : --

Komentar