Hidup yang Berarti: 30 Renungan Hidup Kristiani | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Hidup yang Berarti: 30 Renungan Hidup Kristiani


Kategori: Resensi Buku Cetak, Renungan

Judul buku : Hidup yang Berarti: 30 Renungan Hidup Kristiani
Judul asli : --
Penulis/Penyusun : Agus Soehono
Penerjemah : --
Editor : --
Penerbit : Gunung Mulia, Jakarta 1999
Ukuran buku : 13 x 20 cm
Tebal : 145 halaman
ISBN : --
Buku Online : --
Download : --
Sumber : Pub. e-Buku edisi 71/2011

Pengalaman adalah guru yang terbaik, apalagi pengalaman itu dilandasi oleh firman Tuhan. Pengalaman yang dialami oleh seseorang pasti berbeda dengan pengalaman yang dialami oleh orang lain. Walaupun begitu, kita bisa mengambil pelajaran dari pengalaman orang lain. Pengalaman-pengalaman yang kita miliki juga bisa menjadi berkat bagi orang lain. Tantangannya sekarang, apakah kita bisa menjadikan pengalaman itu sebagai pelajaran untuk masa depan atau membiarkannya berlalu begitu saja?

Beranjak dari pengalaman hidup dan pelayanannya, Agus Soehono akhirnya menulis buku yang berisi 30 renungan hidup Kristen. Dengan ilustrasi-ilustrasinya, penulis mampu memberikan gambaran yang indah bagi pembaca untuk dapat merenungkan, menata, dan menentukan langkah-langkah dalam membentuk kehidupan iman dan pelayanan yang lebih bermanfaat bagi Allah dan sesama. Menariknya, ilustrasi-ilustrasi segar dari buku ini, diuraikan secara sederhana tanpa kehilangan esensinya, sehingga pembaca lebih mudah mencerna makna dan nilai-nilai Kristen yang disampaikan oleh penulis. Buku ini bagus untuk semua kalangan, apalagi bagi orang-orang Kristen yang rindu merefleksikan nilai hidup Kristen mereka. Para aktivis gereja dan pendeta juga dapat mengonsumsi buku untuk melengkapi pelayanan mereka.

Namun, buku renungan ini tidak terlalu banyak mengutip ayat-ayat firman Tuhan, inilah yang disayangkan. Selain itu, buku ini juga tidak menyediakan lembar aplikasi dan evaluasi. Dengan begitu, pembaca perlu menyediakan kertas sendiri jika ingin merenung dengan membaca buku ini.

Peresensi: Truly Almendo P.

Komentar