Buku dari Kain | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Buku dari Kain


Kategori: Artikel

"Pancingan"

Selain buku-buku biasa, ada buku anak-anak yang dibuat dari bahan khusus, yaitu karton tebal, plastik, dan kain. Buku-buku semacam ini digunakan sebagai "pancingan" untuk memperkenalkan dan mengakrabkan anak pada buku sedini mungkin, yang biasanya diberikan pada anak di bawah usia 3 tahun. Keuntungan buku semacam ini adalah tahan lama, tidak mudah rusak, dan dapat dicuci.

Sayang sekali, buku semacam ini tidak mudah didapatkan di sini. Meski demikian, Anda bisa mencoba membuatnya sendiri. Yang harus diperhatikan adalah jenis kain yang Anda gunakan. Bisa Anda pilih bahan denim atau dril. Untuk aplikasinya, Anda bisa memanfaatkan bahan katun berbunga-bunga ataupun polos. Bisa juga menggunakan bahan beledu dan benang wol untuk menyulam teksnya.

Sebaiknya, Anda pilih bahan yang tidak luntur karena zat warnanya bisa membahayakan anak Anda. Hal ini mengingat bahwa biasanya anak-anak kecil suka menggigit-gigit benda yang dipegangnya, sebelum mereka tertarik dan memusatkan perhatiannya pada gambar-gambar yang ada di buku. Untuk teks, sebaiknya Anda tulis dengan huruf yang besar dan mudah dibaca. Dengan demikian, mereka sudah akrab dengan bentuk huruf-huruf abjad sedini mungkin.

"Objek"

Untuk membuat buku kain, cerita (gambar) bisa dikembangkan dari ide Anda sendiri atau diambil dari buku-buku yang sudah ada. Bagi yang masih terlalu kecil, memperkenalkan bendanya (buku) itu sendiri lebih penting daripada memperkenalkan ceritanya. Karena itu, kesinambungan gambar (cerita) tidak selalu harus ada. Anda bisa mengetengahkan bermacam-macam objek. Yang paling baik tentu yang menggambarkan objek di sekitar rumah, seperti kursi, meja, piring, gelas, binatang rumah, atau jam dinding. Atau benda-benda yang biasa mereka kenakan sehari-hari seperti sepatu, baju, dan tas kain. Pada kesempatan itu, Anda dapat sekaligus mengajarkan pengetahuan praktis pada anak bagaimana mengikat tali sepatu, mengancingkan baju, atau menutup ritsleting.

Dengan demikian, si anak sudah diajar menolong diri sendiri pada usia awal.

"Bantalan Kursi"

Bagi anak yang sudah cukup besar, yang sudah berkenalan dan pernah dibacakan buku-buku biasa, buku kain pun masih akan menggembirakan mereka. Anda bisa membuatnya berdasarkan buku-buku favorit anak Anda karena teks aslinya mungkin terlalu panjang. Anda dapat meminta anak untuk membuat versinya sendiri. Hal ini justru dapat membuat anak menjadi kreatif dan makin menggugah minatnya pada buku.

Selain buku kain, benda-benda lain seperti bantalan kursi, sarung bantal, ataupun serbet makan mengaplikasikan gambar tokoh favorit anak Anda, ini juga dapat meningkatkan minatnya terhadap buku.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Judul buku : Buku, Mendongeng dan Minat Membaca
Judul bab : Buku Kain: Anak Pun Belajar Sambil Bermain Kain
Penulis : Dr. Murti Bunanta, S. S., M. A.
Penerbit : Pustaka Tangga, Jakarta 2004
Halaman : 50 -- 53

Komentar